Sebagaimana rutin dilaksanakan setiap tahun ajaran baru, kegiatan Stadium General Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) tahun ini dilaksanakan secara luring dengan narasumber Samsul Zakaria S.Sy., M.H selaku Hakim di Pengadilan Agama Soreang kelas 1B sekaligus alumni Ahwal Syakhshiyah Universitas Islam Indonesia tahun 2013. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Kuliah Umum Dr. Sardjito dengan mengangkat tema “Bergerak, Bersinergi, Berkembang dalam Mendesain Masa Depan”. Dalam sambutannya, narasumber memulai sepatah dua patah kata dengan motivasi yang ia sampaikan melalui pengalaman pribadinya, sehingga euforia perjuangan sudah terasa sejak awal acara. Stadium General yang diselenggarakan di Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. Sardjito tersebut berlangsung aktif, meskipun jumlah peserta tidak begitu meluap. Namun pembawaan narasumber yang humoris dan selalu menyelipkan sedikit lelucon, membuat seluruh peserta menumpahkan perhatian padanya.

 

Pada awal penyampaian materi, narasumber meunjukan sebuah slide dengan tulisan “Gagal berencana = Merencanakan kegagalan”. “Saat kita merencanakan sesuatu maka rencanakanlah dengan sebaik mungkin, karena saat kita gagal dalam merencanakan seseuatu sama halnya dengan kita merencanakan suatu kegagalan” jelas Samsul kepada para mahasiswa baru yang ada di hadapannya. Pesan tersebut memiliki makna yang dalam khususnya bagi para mahasiwa baru, yang dari sana dapat disimpulkan bahawa dalam memulai jenjang baru ini para mahasiswa sudah seharunya memulai dengan niat, perencanaan serta tujuan yang jelas dan matang dipersiapkan. Samsul Zakaria juga mengajak para mahasiwa baru untuk berkreasi, mengoptimalkan waktu dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Sebagaimana tema yang ia bawakan “bergerak”, ia mengkonotasikannya lewat sebuah kata mutiara berbahasa arab “al-harakah barakah”, yang memiliki arti barang siapa berbgerak maka disitulah keberkahan.

Di tengah materi yang disampaikannya, Samsul kemudian menyelipkan sebuah game kahoot. Hal tersebut agar peserta tidak jenuh, alih-alih menguji pengetahuan peserta. Setelah menyelesaikan beberpa pertanyaan, narasumber kemudian melanjutkan slidenya pada sebuah halam dengan tulisan “Tidak ada kode moral tertinggi, selain cinta. Meskipun ada banyak pinsip moral, akan tetapi dasar utamanya adalah cinta. Cintalah yang melahirkan harapan, kesabaran, ketabahan, kemudahan, dan semua moral yang baik”. “Pesan ini saya sampaikan agar teman-teman melakukan semuanya berdasarkan cinta, cinta akan ilmu, akan guru-guru. Karena dengan itulah akan lahir kebaikan-kebaikan lainnya” lengkap Samsul.

 

Acara Stadium General disinyalir dengan pesan-pesan yang disampaikan narasumber baik secara tersurat maupun tersirat melalui pengalaman pribadinya. Sebelum penghujuna acara, Samsul juga berpesankepada para mahasiwa untuk selalu mengingat dan menjaga 3S (Sholat, Sholawat, Silaturahim). Ia juga sedikit berbagi pengalamannya selam di Pengadilan, menurut pemaparannya kebanyakan orang yang bercerai di Pengadilan Agama mayoritas tidak menjaga sholatnya. “Orang cerai sama sholat itu memiliki koralasi. Orang kalua ingin hidupnya baik sholatnya juga harus baik, kalau sholat saja belum baik bagaimana rumah tangga kita mau baik – baik saja” ujar Samsul.

 

Pada penghujung sesi, Samsul menutupnya dengan sebuah pesan untuk menghormati orang-orang sekitar. Ia menyampaikan pengalaman tentang betapa berpengaruhnya sebuah penghormatan pada perjalanan kita. “Ketika kita menghargai, menghormati orang-orang yang berjasa salah satunya dosen, maka insya Allah kita akan mendapat keberkahan di dalamnya. Dan yang paling penting, terus berkabar deengan orang tua” tutup Samsul yang disusul tepuk tangan dari peserta. [Siti Inayah]

Studium Generale mahasiswa baru program studi Ahwal Syakhsiyah 2022 telah berhasil diselenggarakan pada hari Sabtu (3/9) yang bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. Sardjito, Universitas Islam Indonesia. Panitia Studium General yang diketuai oleh Bapak Najib Asyrof tersebut mengundang Samsul Zakaria S.Sy., M.H sebagai pembicara pada kegiatan Studium Generale tahun ini. Adapun selain diisi oleh Samsul Zakaria sebagai pembicara utama, sebagaimana fusngsinya kegiatan Studium General tersebut juga diisi dengan materi-materi seputar akademik, perpustakaan, dan beberpa materi dasar lainnya.

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dibuka dengan lantunan ayat suci Al Qur’an oleh Isyaf Alauddin (mahasiswa 2021). Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Dekan Fakultas Ilmu Agama Islam yaitu Dr. Drs. Asmuni, MA dan oleh Ketua Program Studi periode 2018-2022 Prof. Dr. Amir Mu’allim, MIS. Dalam sambutannya, Prof. Amir memperkenalkan terkait visi misi Program Studi Hukum Keluarga, profil alumni, profil dosen, dan beberapa informasi singkat terkait Program Studi Hukum Keluarga.” yang ada di ruangan ini berasal berbagai daerah, ada yang dari Aceh juga tadi. Dosen-dosen kita juga mengalami hal yang sama dulu, sekolahnya jauh-jauh, ada yang di Jordan, di Tunis, Malaysia, dan sekarang semuanya jadi orang-orang hebat. Kalian juga harus bisa, kalau  sudah di sini pokonya semua sama, menuntut ilmu” ujar Prof. Amir dihujung saambutannya.

Acara berlangung cukup khidmat, para mahasiswa baru terlihat antusias dengan informasi-informasi yang disaampaikan oleh Prof. Amir dan deretan-deretan informasi lainnya. Adapun informasi lain yang disampaikan adalah terkait keakademikan oleh Bapak Prayitna Kuswidianta S.T, yaitu berupa informasi sistem perkulihan, IT Support, akun-akun UII (UII gateway, wifi UII, classroom, Microsoft 36, zoom, dll), serta sistem penggunannya sehingga mahasiswa dapat menggunakan fasilitass yang disediakan UII sebagaimana mestinya. Serta informasi terkahir adalah terkait keperpustakaan yang disampaikan oleh Ibu Suharti, SIP sebagai perwakilan dari Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia.

Informasi-informasi tersebut disampaikan sebagai pembuka kegiatan Studium General sekaligus sebagai pemenuhan hak mahasiswa sehingga dapat melaksanakan perkuliahan sebagaimana mestinya dengan fasilitas yang sudah disediakan. Setelah rentetan pembukaan disampaikan, kemudian beralih pada acara inti yaitu Studium General yang dimoderatori oleh Saiful Azis S.H., M.H dengan narasumber Samsul Zakaria S.Sy., M.H yang keduanya merupakan alumni Ahawal Syakhshiyah Universitas Islam Indonesia.

Dalam menyampaikan materi, Bapak Samsul banyak berbagi terkait pengalaman pribadinya baik ketika menjadi mahasiswa maupun pengalamannya sebagai hakim. Beliau mengajak mahasiwa untuk banyak menulis, ia juga menyampaikan pengalamannya bagaimana ia dapat mengambil daan memberikan banyak manfaat dari tulisan. Menurutnya, menulis itu bagaikan teman hidup bagi mahasiswa. Tak hanya menulis, ia juga mengajak mahasiwa untuk banyak berkolaborasi “Sebuah sinergi yang dibersamai kolaborasi akan menjadi sebuah kekuatan yang lebih besar dari sebuah sinergi yang kita kerahkan sendiri”, lengkapnya di hadapan peserta.

Terakhir setelah sesi tanya jawab ditutup, Bapak Samsul kemudian mengundang para dosen dan panitia untuk duduk dan mengambil foto bersama para mahasiswa baru sebagai sesi penutup dari kegiatan Studium Generale dan sebagai  kenang-kenangan.

 

Segenap keluarga dan sivitas Program Studi Ahwal Syakhshiyah FIAI mengucapkan Selamat atas terpilih dan dilantiknya:

●Krismono, S.H.I, M.S.I. sebagai Ketua Program Studi Ahwal Syakhshiyah 2022-2026
●Fuat Hasanudin, Lc., M.A. sebagai Sekretaris Program Studi Ahwal Syakhshiyah 2022-2026
●Muhammad Miqdam Makfi, Lc., MIRKH. sebagai Sekretaris Program Studi Ahwal Syakhshiyah International Program 2022-2026

Semoga dapat memimpin dengan penuh amanah dan membawa Prodi Ahwal Syakhshiyah UII kepada kemajuan serta masa depan yang cemerlang.

Serta terimakasih kepada Prof. Dr. Amir Mu’allim, MIS. Atas pengabdian serta dedikasinya menjadi Ketua Program Studi Ahwal Syakhshiyah 2018-2022.

#HukumKeluarga
#AhwalSyakshiyahUII
#fiai_uii
#ImUII
#UIIYogyakarta
#UniversitasIslamIndonesia

Bagaimana hukum berqurban dengan hewan yang terkena PMK? Simak jawabannya melalui video diatas.

#JawabanDosen Konsultasi Keislaman oleh Dr. Muhammad Roy Purwanto, S.Ag., M.Ag.

 

Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah), Jurusan Studi Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam,
Universitas Islam Indonesia

Semoga bermanfaat 🙂
Hubungi kami di:
Instagram: ahwalsyakhshiyah_uii
Facebook: Program Studi Hukum Keluarga – Ahwal Syakhshiyah
Website: islamicfamilylaw.uii.ac.id

📣 Tunjukkan Bakatmu di 4th Sharia Fest Days 2022📣

Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) JSI FIAI UII, mempersembahkan:

[Lomba tingkat SMA/MA/Sederajat & Pondok Pesantren]
Kategori Lomba:
1. Pidato Bahasa Arab
2. Instagram Reels
3. Fotografi
4. Essay

🗓️ Pendaftaran: 21 Februari 2022 s/d 25 Maret 2022
💻 Webinar & Pengumuman Lomba: 09 April 2022
📝 Link Pendaftaran: https://s.id/pendaftaranSFD

💸 PENDAFTARAN GRATISSS
💸 TOTAL HADIAH BELASAN JUTA RUPIAH

Tunggu apalagi ! Yuk daftarkan dirimu, jangan sampai ketinggalan !!!

Narahubung:
Ikke Pradima: +62 823-2335-5399

 

Link download guidebook:
http://s.id/SFD2022Guidebook

atau bisa download di sini

Ujian Akhir Semester Gasal Universitas Islam Indonesia telah berlalu, saatnya untuk para mahasiswa berlibur. Akan tetapi hal ini tidak berlaku bagi seluruh mahasiswa, ada sebagian mahasiswa yang masih harus berkutat dengan remediasi dikarenakan nilainya yang belum memenuhi standar. UII Tagihan adalah laman yang pasti dituju para mahasiswa untuk melihat tagihan remediasi, dari sinilah para mahasiswa mulai memviralkan catatan tagihan mereka selama studi di Universitas Islam Indonesia dengan catatan “mahal” pada salah satu platform media sosial. Sebenarnya, ada kok kuliah di UII dengan biaya terjangkau, fasilitas tidak usah ditanyakan lagi dong, UII!. Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) menempati 3 besar biaya paling murah untuk studi S1 di Universitas Islam Indonesia, terlebih lagi untuk biaya catur dharma yang dibayarkan di tahun pertama, Prodi Ahwal Syakhsiyah adalah Prodi dengan biaya catur dharma yang paling terjangkau dari keseluruhan prodi yang ada di Universitas islam Indonesia. So, Let’s register in Ahwal Syakhshiyah guise! To prove how affordable study in UII is.

 

 

Cahya Wulan Ndini -19421051

Setelah berhasil menjalin beberapa kerja sama dengan USIM, program studi Ahwal Syakhsiyah Universitas Islam Indonesia kembali menjalin kerjasama yang di kemas dengan judul Ahwal Syakhsiyah_ Lecture Series_. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 29 November hingga 10 Desember 2021 yang terdiri dari berbagai macam rangkaian acara. Ada 8 kegiatan yang diangkat dalam rangkaian acara Lecture Series _tersebut, diantaranya ada _guest lecture. Pada sesi ini prodi Ahwal Syakhsiyah UII mendatangkan dosen asing untuk mengajar di kelas-kelas besar yang boleh diikuti oleh seluruh mahasiswa Ahwal Syakhsiyah. Dalam hal ini, mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahan diminta untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui form yang telah disediakan. Kemudia sesi yang lain adalah co-teaching, yaitu dosen-dosen program studi Ahwal Syakhsiyah UII diminta untuk mengajar di USIM dengan durasi satu pertemuan. Kemudian dua sesi lainya diisi dengan kegiatan studi islam FIAI UII, dan sisanya merupakan Lecture Exhange UII dan USIM.
Kegiatan tersbut dilaksanan sebagai respon program studi Ahwal Syakhsiyah terhadap kurikulum MBKM, yaitu bertujuan untuk Internationalisasi prodi guna untuk memperkuat jalinan kerjasama antara UII dengan USIM dan sebagai pembuka untuk peluang-peluang kedepanya seperti student exchange, credit transfer, bahkan dual degree. Dalam pelaksanannya acara tersebut berjalan dengan lancar dan diikuti oleh sebagian besar mahasiswa prodi Ahwal Syakhsiyah dengan antusias yang tinggi. Dalam hal ini , prodi juga memberikan akses komunikasi dua arah antara dosen asing dengan mahasiswa sehingga mahasiswa dapat berinteraksi secara langsung baik dengan bertanya maupun memberikan pernyataan terkait topik yang dibawakan. Hal tersebut tentu sangat membantu untuk mempersiapkan mahasiswa sehingga dapat mengikuti perkuliahan dengan skala internasional. Sehingga kedepannya akan mempermudah mahasiswa yang akan mengikuti student exchange maupun kegiatan serupa lainnya.
Setalah menjalin kerja sama yang dilaksanakan selama hampir dua pekan tersebut, diharapkan USIM dan UII dapat menjalin kegiatan-kegiatan yang lebih besar dan berkualitas lagi kedepannya, baik melibatkan dosen maupun mahasiswa. Sehingga hal tersebut dapat menjadi jembatan dalam upaya internasionalisasi prodi dan melahirkan mahasiswa-mahasiswa maupun dosen pilihan.

Pada edisi November lalu, mahasiswi prodi Ahwal Syakhsiyyah IP kembali menorehkan nama dalam ajang Kampus Kompas TV. Setelah berhasil menjuarai video liputan Aiman Project pada ajang yang sama di bulan Agustus lalu, mahasiswi yang dikenal sebagai Siti Inayah tersebut kini memenangkan cabang lomba yang berbeda yaitu Anchor Hunt. _Anchor Hun_ merupakan ajang lomba mencari reporter yang melakukan liputan/reportase secara langsung mengenai suatu keadaan atau kejadian yang terjadi di sekitarnya. Dalam hal ini, mahasiswi yang akrab dipanggil Inay tersebut membawakan topik vaksinasi yang bertempat di Mal Malioboro. Dalam reportase yang dibawakannya, Inay mengangkat penggunaan aplikasi Peduli Lindungi sebagai syarat untuk masuk ke suatu pusat perbelanjaan/keramaian.
Menurut pemaparannya, mahisiswi semester 5 tersebut memang menyukai dunia jurnalistik. Baginya, mengikuti ajang-ajang kejurnalistikan seperti menulis berita, membawakan berita, maupun reporter merupakan kesenangan tersendiri. Ia bahkan berharap untuk bisa terjun secara langsung di dunia jurnalistik yang lebih besar, hal tersebut rupanya terbayar dengan adanya tawaran untuk magang di Kompas TV. Menurutnya, ini merupakan kesempatan emas untuk bisa melanjutkan ke dunia jurnalistik yang lebih luas lagi kedepannya.
Tidak dipungkiri, apresiasi dari berbagai pihak termasuk prodi membuat Inay semakin bersemangat untuk terus berkarya dalam bidang ini. Baginya, keberadaan prodi sangat berpengaruh terutama untuk menjadi wadah dalam berlatih. Kedepannya, ia berharap adanya pelatihan-pelatihan maupun pendekatan-pendekatan lainnya dari prodi terhadap mahasiswa yang memiliki minat semacam ini.